Without God life have no sense

Ada banyak hal yang kita tak mengerti dalam hidup. tetapi carilah sisi terang maka semua yang baik akan muncul. kita tak pernah tahu, usaha sekecil apa pun akan mengubah dunia.

Minggu, 13 November 2011

menjaga eksistensi bangsa

MENJAGA JATI DIRI BANGSA INDONESIA
I. Pendahuluan
 Indonesia merupakan Satu bangsa yang memiliki beragam budaya, yang meliputi aneka ras, suku bangsa, bahasa dan agama. Namun untuk menyatukan itu semua, terlebih ditinjau dari segi bahasa, bangsa Indonesia memiliki bahasa persatuan, bahasa resmi, bahasa nasional, dan bahasa Negara, yang diduduki oleh satu bahasa yaitu bahasa Indonesia. Keberagaman manusia Indonesia dapat berbaur antara yang satu dengan lain melalui bahasa persatuan yang dapat saling dimengerti sesama masyarakat. Namun meskipun demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa dewasa ini sangat banyak terlihat sikap negatif yang ditunjukkan oleh masyarakat Indonesia sendiri. Sebagai pengguna atau penutur bahasa, seharusnya masyarakat bangga berbahasa Indonesia. Tetapi pada kenyataannya rasa kebanggaan tersebut belum tertanam pada bangsa kita sendiri. Banyak di antara kita yang lebih bangga dan menghargai bahasa asing dibandingkan dengan bahasa negaranya sendiri. Hal ini terlihat pada berbagai hal, yakni banyaknya masyarakat yang sangat bangga dan menunjukkan kemahirannya menggunakan bahasa asing sekalipun mereka tidak mahir menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
 Banyak yang malu tidak menguasai bahasa asing tetapi tidak pernah malu tidak menguasai bahasa Indonesia. Banyak orang Indonesia menganggap remeh bahasa Indonesia dan tidak mau mempelajarinya karena merasa dirinya telah menguasai bahasa Indonesia dengan baik.  Banyak merasa dirinya lebih pandai daripada yang lain karena telah menguasai bahasa asing dengan fasih, walaupun penguasaan bahasa Indonesianya kurang sempurna. Bahkan yang lebih memprihatinkan bukan hanya masyarakat biasa yang tidak dapat menggunakan  bahasa Indonesia sesuai dengan kaidahnya, tetapi juga dari kelompok masyarakat yang tergolong sebagai masyarakat intelek melakukan penyimpangan baik dari penggunaan kalimat, tanda baca, pemakaian istilah dan lain-lain. Demikian juga dengan dunia pendidikan, khususnya di daerah-daerah masih sangat banyak para siswa yang merasa malu menggunakan bahasa Indonesia di dalam sekolah, bahkan untuk guru sebagai pendidik masih ada juga yang menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa pengantarnya dalam mengajar. Semua hal dan sikap negatif tersebut tidak menutup kemungkinan akan melunturkan jati diri bangsa Indonesia. Bertitik tolak dari pentingnya menjaga bahasa Indonesia sebagai penanda jati diri bangsa maka bahasa Indonesia itu perlu dibina dan dilestarikan.
Dari berbagai pernyataan tersebut maka dapat diambil rumusan masalah, antara lain:
a)      Apa yang menyebabkan mulai lunturnya jati diri bangsa khususnya ditinjau dari segi bahasa?
b)      Bagaimana cara untuk membina dan melestarikan bahasa pemersatu kita?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar